Kamis, 30 Juni 2011

FROM BLITAR WITH LOVE


oleh Mohammad Hafidz Atsani pada 30 Juni 2011 jam 19:22
“Hurub Hambangun Praja”
Artinya ‘semangat membangun negara’. Inilah motto terkenal yang selalu mengiringi perjalanan Kabupaten yang terletak di kaki Gunung Kelud dengan Sungai Brantas yang membelah Blitar menjadi dua bagian. Blitar menurut buku ‘Bale Tatar’ berasal dari kata ‘Bali Tartar’. Penggunaan istilah ini sebagai nama Kota di mana Sang Proklamator di makamkan rupanya menjadi semacam peringatan akan sebuah peristiwa heroic masa silam. Di ceritakan, pada jaman pemerintahan Prabu Kertanegara di Singasari (daerah Malang) Raja Mongol Kubilai Khan yang telah sukses menginvasi Annam (Vietnam Utara), Champa (Vietnam Selatan), Kamboja, Burma hingga ke Thailand berhasrat ingin menyempurnakan penaklukannya dengan meluaskan wilayahnya hingga ke pulau Jawa. Maka di utuslah duta besar Mongol ke Kerajaan Singasari guna memaksa penguasa Singasari kala itu (Prabu Kertanegara) agar tunduk di bawah ketiak Kubilai Khan. Namun sial, bukannya Prabu Kertanegara bersedia tunduk dan mengirim upeti pada Kubilai Khan, justru penguasa Singasari itu meledek Kubilai Khan dengan memotong kuping sang duta dan mengusirnya.
Mendapati utusannya di perlakukan demikian, maka marahlah sang Kubilai Khan kemudian mengirim tak kurang dari 20.000 balatentara (di sebut Tentara Tar Tar) pada tahun 1292 yang di pimpin jendral Ike Mese, Kau Hsing dan Shih Pi menuju pulau Jawa guna menghukum Kertanegara sekaligus menakhlukkan Pulau Jawa. Sesampainya di pulau Jawa, balatentara Tar Tar mendapati Pulau Jawa dalam keadaan telah rusak akibat perang antara Jayakatwang (Bupati Gelang Gelang) dan Prabu Kertanegara yang berakhir kekalahan di pihak Kertanegara. Tewasnya Kertanegara di tangan Jayakatwang rupanya tidak menyurutkan niat Tentara Tar Tar untuk membalas dendam. Ketika tahu bahwa Kertanegara masih menyisakan pewarisnya di Perdikan Majapahit, maka tentara Tar Tar bergegas ke desa Majapahit guna menangkap pewaris Kertanegara.
Adalah Raden Wijaya putra Dyah Lembu Tal, putra Narasinghamurti alias Mahisa Campaka adalah putra Mahisa Wonga Teleng putra Ken Arok pendiri Wangsa Rajasa sekaligus menantu dari Prabu Kertanegara yang kemudian hendak di tangkap tentara Tar Tar untuk di bawa menghadap sang Kubilai Khan. Mendapati tentara Tar tar hendak menangkapnya, raden Wijaya lalu bersiasat. Dia bersedia tunduk pada Raja Mongol asal tentara Tar Tar bersedia membantunya mengalahkan Jayakatwang. Siasat ini kemudian di sanggupi tentara Tar Tar. Maka tak lama kemudian gabungan tentara Tar Tar dan Majapahit yang juga di bantu Arya Wiraraja dari Sumenep bergerak ke Kediri dimana Jayakatwang berkuasa. Perang dahsyat terjadi di Kediri, tak kurang dari 5000 prajurit Kediri tewas. Jayakatwang kemudian di tawan tentara Tar Tar.
Setelah mengalahkan Jayakatwang, raden Wijaya meminta ijin untuk kembali ke Majapahit guna menjemput keluarganya dengan kawalan tentara Tar Tar. Sesampainya di Majapahit, bukannya membawa keluarganya untuk menyerahkan diri pada Tentara Tar Tar, justru Raden Wijaya memerintahkan prajuritnya balik menyerang tentara Tar Tar. Kontan saja tentara Tar Tar yang sama sekali tidak mengira bakal mendapat serangan mendadak dari pihak Wijaya kocar kacir dan melarikan diri ke hutan di selatan Blitar. Kekalahan tentara Tar Tar ini menandai naiknya Raden Wijaya sebagai Raja di tanah Jawa yang berkedudukan di Majapahit berjuluk Prabu Kertarajasa Jayawardhana.
Setelah naik tahta, upaya Raden Wijaya untuk mengusir sisa sisa tentara Tar Tar belumlah padam. Maka di utuslah Nilasuwarna memimpin pasukan Majapahit guna menumpas tentara Tar Tar yang bersembunyi di hutan selatan. Misi ini sukses di jalankan Nilasuwarna, kemudian Prabu Kertarajasa jayawardhana menganugerahi Nilasuwarna tanah di hutan dimana tentara Tartar berhasil di tumpas. Hutan itu kemudian di beri nama Balitar (Bali Tar Tar ) untuk mengenang kekalahan telak tentara Tar Tar. Nilasuwarna di nobatkan sebagai bupati di Balitar (Blitar) dengan julukan Adipati arya Blitar.

Itulah sekelumit mengenai kota Blitar. Kota yang menurut saya sangat sejuk. Tanahnya subur, berwarna abu-abu kekuningan, bersifat masam, gembur dan peka terhadap erosi. Maka tak heran, Blitar adalah penghasil Padi, Tembakau dan sayur mayur dengan kualitas terbaik. Selain itu, Blitar juga terkenal dengan produk buah buahannya loh. Apalagi buah Belimbing dan rambutannya. He he he ….. (thanks mas Alvin yang udah ngasih sekardus rambutannya).
Tour Gubraker ke Blitar start jam 5.30 WIB mengambil rute Karanganyar-Sragen-Nganjuk-Kediri trus Blitar membawa serta 9 Gubraker Solo. Sempat nyasar Bojonegoro sekitar 5 km, tapi akhirnya sukses juga mencapai Blitar. Dan sesuai rencana, kami mengambil tempat makam Bung Karno sebagai lokasi pertemuan. Ini yang saya sebut uniknya Gubrak. Pertemuan gubraker sejauh ini paling sering kalau nggak di Pesantren, kakilima, ya di kuburan (Padahal komunitas lain yang berhubungan dengan kuburanpun belum tentu se ekstrim Gubrak yang menggunakan kuburan sebagai ajang silaturahmi). Hehehehe ….
Di pos depan makam kami langsung di sambut belasan Gubraker Blitar (ada mas Adie Rey, mas Tawakal, mbak Ajeng Dewi dll). Suasana sangat akrab, saya merasa Blitar adalah kampung halaman sendiri. Setelah ramah tamah, kamipun langsung memasuki komplek makam. Di sana sudah ada mas Imamudin (Gubraker Sidoarjo), mbak Arina (ini orangnya lumayan cerewet, tapi asyik di ajak ngobrol). Ada lagi Yunnairaa (kalau yang ini bukan orang baru di Gubrak. Dia masuk kelompok assabiqunal awwalunnya Gubrak. So, tahu persis gimana awalnya Gubrak di rintis). Persisnya nggak ngitung, tapi perkiraan ada 25 lebih Gubraker yang saat itu ngluruk di makam BK.
Pertemuan di Blitar ini menjadi yang pertama terbesar sepanjang sejarah Gubrak. Dan asyiknya, kalau biasanya di DKI kita ketemunya sama yang tua tua, di Blitar mayoritas penGubraknya adalah anak muda. Umurnya rata rata 20an (dan yang pasti banyak singlenya). Makanya buat Gubraker yang masih lajang, jangan kemana mana, segera hubungi Gubraker Blitar. Kali aja berjodoh. Heheheheh….
Acara di mulai dengan tahlil jamaah di makam BK, di pimpin sahabat saya mas Slamet (yang ini kyai beneran lohh). Sama seperti ketika saya ke Tebu Ireng, makam BK juga tak pernah sepi dari peziarah dari berbagai daerah baik muslim maupun nonmuslim. Semua berdoa sesuai dengan keyakinannya masing masing.
Selepas dari makam BK, kami kemudian di ajak berkeliling Blitar dan menikmati tongkrongan warung bakso terkenal di Kota Blitar. Di sini suasanan sangat cair, bahkan saya sempat di tantangin panco sama salahsatu sobat Gubrak Blitar (dan kalah 3-0). Maklum musuhnya khan pesilat. Ha ha ha ha
Ada pesan indah dari Gubraker Blitar untuk kita semua. Bahwa gerakan ini tidak boleh berhenti, harus ada tindak lanjut yang terukur. Sudah saatnya kita menunjukkan jati diri. Bahwa tanpa sokongan dana yang kuat ataupun dukungan politik dari pemangku kekuasaanpun kita mesti yakin BISA!!!. Kalau bukan kita yang berusaha merawat negeri ini siapa lagi ???.


Blitar kutho cilik sing kawentar
Edi peni gunung Kelud sing ngayomi
Blitar jaman Jepang nate gempar
Peta brontak sing dipimpin Supriyadi
Blitar Nyimpen awune sang noto
Mojopait ning candi Penataran
Blitar nyimpen layone Bung Karno
Proklamator lan presiden kang kapisan

Ono crito jare Patih Gajah Modo
Ingkang bisa nyawijikne nuswantoro
Lan ugo Bung Karno sing kondang kaloko
Ning tlatah Blitar lair cilik mulo

Ora mokal Blitar dadi kembang lambe
Ora mokal akeh sing podo nyatakne
Yen to geni ngurupake semangate
Yen to banyu nukulake patriote


Terima kasih untuk sambutan dahsyatnya…
Thanks mas Alvin, rambutannya manis banget..
Thanks adikku, Yunnairaa. Jamuan makannya bikin tambah gemuk. Makasih juga kaosnya untuk dua buah hatiku
Makasih mas Imam atas hadiahnya…
Makasih juga para pendekar SH Terate Kota Blitar. Wis pokoknya kalau urusan bentrokan, Gubrak pasrah ke sampean semua…
He he he he
Makasih juga buat sobat Gubrak se Solo yang udah meluangkan waktu berkunjung ke Blitar.
Buat Gubraker daerah lain, kapan nih kita ketemuan ????

Selasa, 07 Juni 2011

GUBRAK : Gerakan Untuk Bangun Rada Awal Kawan (bagian tiga)

Pinter saja tidak cukup…
Sebelum di hajar rame rame, kapasitas seseorang belum dapat di nilai.

(kalimat ini saya ambil dari kiriman sms dari Gubraker Tangerang, Dyah Rajapatmi salma)


Tidak mudah memang. Bahkan pekerjaan yg sebenarnya bermanfaatpun tak luput dari cercaan. Nggak banyak memang, dan kami memakluminya sebagai salah paham atau mungkin sekedar cara gubraker untuk menarik perhatian operator.
Hampir setiap hari kami menerima sms dari anggota. Mulai dari sekedar request kata kata mutiara, mengirimkan biodata, sekedar ucapan selamat pagi, meminta nope anggota lain, hingga caci maki yang kadang nggak jelas arahnya.
Banyak jengkel, tapi pekerjaan ini secara garis besar merupakan hiburan menyenangkan yg tiada tergantikan. Jangankan lowong sehari, terlambat mengirimkan smspun rasanya kok ‘gelo’ (menyesal) banget. Khan nggak semua anggota bangunnya siang hari. Bagi yang biasa puasa keterlambatan sms bisa mengganggu ibadahnya, bukan?. Hehehehe…

Beberapa teman menyatakan kepada kami dengan sangat jujur, bahwa mereka masih sangat curiga dengan motif kami.
~ Kemana arahnya ?
~ Siapa di belakangnya ?
~ Siapa donaturnya ?
~ Adakah usaha mengarahkan kegiatan ini untuk kepentingan politik tertentu ? Pertanyaan yang menarik dan tentu harus mendapatkan jawaban yang juga jujur dan transparan.


Dari segi pendanaan.

Awalnya terus terang kami memanfaatkan program sms gratis dari operator tertentu (IM3). Dulu khan kalau pulsanya 5000 gratis 50 sms. Kalau di atas 10000 gratis 100 sms. Dan ini berlangsung beberapa bulan. Karena nyatanya makin hari peminatnya makin membengkak yg akhirnya tidak bisa lagi tercover dengan gratisan IM3. 100 nya gratis, tapi lanjutannya malah bikin jebol pulsa. Sebab tarifnya jauh lebih mahal. Belum kalau ada anggota yg minta konsultasi. Hancuurrrr minaaaaa….
Akhirnya kami memanfaatkan layanan langganan sms bulanan dengan operator lain (pake XL lagi dehhhh…). Kami mengeluarkan biaya 25000/bulan untuk sms tak terbatas.
Akhirnya…..???. Udah kepalang tanggung. Kita manfaatkan semaksimal mungkin, sekalian biar operator tahu kalau kami sangat berpotensi membuat bangkrut perusahaan. Ha ha ha….
Dari 100 ke 200 ke 300 dan…..hingga 500 lebih. Di sini kami menemui kendala teknis yg sebelumnya tak pernah di duga. Grouping di HP N3500 kami nyatanya Cuma mentok 25 group (isi 25/group). Artinya kami hanya bisa mengirim secara random ke 500 anggota. Sisanya mesti manual.
Kalau begini caranya bisa repot dehhh….!. Jari jari bneran bakal keriting kalau di paksa sms konsep manual.
Untung HP kami ada 2. Tepatnya HP bini. Heheheh…!. Akhirnya sisa tugas kami alihkan ke HP satunya lagi. Dan tentu konsekuensinya mesti bayar lagi. Bayar lagi dan langganan lagi…..!. sebulan 50000 buat operasional sms doang.
Tapi nggak apa apalah. Banyak kok manfaatnya. Terutama buat diri sendiri. Selain bisa rutin bangun pagi, juga sejak tiap ba’da isya’ ada tugas sms, saya jadi jarang nongkrong di warung depan. Ha ha ha….! Rada irit….
Terus terang semua biaya di atas nggak ada yg mendonasikan untuk kami. Cuma 50000 aja nggak berat berat amat. Yang berat khan bangun paginya……


Trus kalau di tanya arahnya kemana ??.
Ha ha ha….
Buat yg pernah baca artikel sebelumnya, tentu ketemu jawabannya. Gubrak ini komunitas nasionalis. Semua hal mengenai gubrak adalah upaya untuk menguatkan gairah keIndonesiaan. Nggak kurang, nggak lebih (soalnya kalau pengen dakwah, bukan kyai sihhh).
Soal afiliasi politik ???
Ha ha ha….
Yang ini aku malah bingung. Ada sih tawaran. Tapi kok belum ada greget ya..???
Buat kami, nggak ada yang lebih indah dari kebebasan berbicara. Dan berada di luar sistem rasanya sangat pas untuk kami yg dari dulu memang bercita cita menjadi oposisi sejati. Bukan apa apa. Negara ini butuh lebih banyak orang yg bisa konsisten tampil kritis dan mengontrol setiap derap langkah kehidupan.
Emang sih nggak ada duitnya. Tapi, kebebasan untuk sebagian orang jauh lebih mahal dari apapun.
Kawan kami hanya kebenaran. Dan saya siap lengser dari Gubrak kalau nyatanya di ujung cerita kami ikut masuk struktur Partai tertentu. Bukan Cuma lengser kayaknya. Siap di hujat juga. Hahahahahah


Uang bisa di cari. Tapi kebebasan berbicara, kemana kita mencari….


Thank’s buat kawan kawan yang berkorban banyak buat Gubrak…..

oleh : Mohammad Hafidz Atsani

Jumat, 04 Februari 2011

GUBRAK : Gerakan Untuk Bangun Rada Awal Kawan (bagian dua)

Bangunlah Jiwanya
Bangunlah Badannya
Untuk Indonesia Raya

Yang sering mengunjungi page, group maupun blog GUBRAK tentu sering melihat motto yang saya kutip dari penggalan lagu Indonesia Raya ini terpampang di sana. Kalimat yang familiar dan sudah seharusnya kita semua hafal (kecuali yg tidak merasa mencintai negerinya. hahahah).

Barangkali kalimat itulah yang turut menginspirasi saya untuk lebih mengembangkan GUBRAK agar menjadi komunitas dunia maya yang tidak sekedar ajang lelucon belaka. Mesti ada progress agar komunitas tidak bergerak stagnan dan membosankan. Tidak bisa di pungkiri, peran teman di sini juga memberi banyak warna dalam mengarahkan GUBRAK menuju ke jalur yang lebih positif.

Terus terang saya penyuka diskusi tentang ke Indonesiaan, saya penggila kisah kisah lokal tradisional, saya menyukai filsafat (walaupun awam), saya fans film film klasik, penikmat wayang dan tentu saja saya santri yang terkagum kagum dengan peran ulama ulama Indonesia yang dalam berbagai sisi ikut menyokong berdirinya negri ini, ikut memberi warna budaya leluhur dan senantiasa mampu menyelaraskan hubungan antara religi dan kebangsaan.

Wafatnya Gus Dur (30 desember 2009) terus terang sontak turut serta memacu adrenalin saya untuk mengambil haluan yang padahal belum pernah saya rencanakan sebelumnya untuk GUBRAK. Meninggalnya sang Penakhluk tak ayal begitu membekas di hati saya. Bagaimana dia berjuang untuk Indonesia, bagaimana dia menterjemahkan kesantriannya dalam ranah sosial, bagaimana kegigihannya membela minoritas (sesuatu yg sebenarnya di wajibkan oleh konstitusi, tapi sayang, sangat sedikit yg ikhlas mengambil peran ini) dan sejuta inspirasi dari sang Guru Bangsa kemudian mengarahkan pikiran saya untuk (setidaknya) ingin juga berbuat.

Maka, gerakan bangun pagi menemukan momentum yang pas untuk berbuat.

Bangunlah Jiwanya
Bangunlah Badannya
Untuk Indonesia Raya

Kenapa cuma bangun pagi...
Kenapa cuma sekedar komunitas seremonial...
Kenapa kita tidak meng GUBRAK di segi lain...

Ya...
Kita harus mengambil peran yang lebih besar.
Untuk Indonesia...
Untuk mengawal negri tercinta...
Untuk memungut kembali peninggalan leluhur yang telah di lupakan...
Untuk mengatakan bahwa, kita....
CINTA INDONESIA !!!!

Agenda besar (sebesar kepala saya tentunya...! hahahah ) segera kita susun kawan.

Tema budaya kemudian mengemuka mengawali ekspansi (mbuh artine opo) GUBRAK. Kita buat group group daerah untuk menggali potensi lokal yang biasanya kurang diminati orang. Dan dari sini mulai tampil pahlawan pahlawan baru GUBRAK yang jasanya tidak kecil untuk GUBRAK. Adalah Guztra Menggapai Impian yang berperan aktif membantu saya (malahan saya kalah aktif) membuka lahan (meniru Raden Wijaya Raja Majapahit pertama) di zona Jawa Timur Bali.

Di awali dari wilayah Jawa bagian timur, kita membuat group lokal bertitel GUBRAK ( The Early Wake Up Movement ) Zona Jawa Timur Bali. Dan respon publik sangat menarik. Perkembangannya terlampau cepat untuk group yang padahal pendirinya sampai tulisan ini turun belum pernah punya komputer (hanya modal HP. Kalo penting banget, paling ke warnet). Dan anehnya, kita kerjanya cuma kirim kirim inbox soal kisah lokal, kesenian dan budaya lokal, tapi kok mau maunya fesbuker bergabung. Hahahaha......
Ini adalah surprise tersendiri buat saya. Bahwa ternyata saya tidak sendirian. Terlalu banyak teman yang respek untuk tujuan baik.

Buat kawan kawan yang cuma punya HP, jangan takut mengeluarkan ide baikmu. Yang penting jalan aja dulu. nanti kalau itu bertujuan mulia, akan ada pahlawan pahlawan hebat yang akan menemani idemu. Percayalah...!!!!.

Dari Jawa Timur kemudian merembet ke barat, Jawa Tengah & DIY, melompat ke Sumatera, kemudian balik lagi ke timur dengan GUBRAK Zona Indonesia Timur dan terakhir GUBRAK Zona Pasundan. Group GUBRAK awal kemudian berubah menjadi GUBRAK Zona DKI Jakarta (Pasca di bikinnya page GUBRAK INDONESIA).

Karya ini tentu tidak bisa eksis tanpa bantuan teman teman (bahkan sebenarnya yg pinter bukan pendirinya, tapi anggotanya). Ada GMI, ada Kang M3, ada mas Khaliq Ariestasya, ada Sang Dewi Kitala dan ribuan teman yang berdiri di belakang kami.

Akhirnya, semoga karya sepele ini bisa memberi warna yang walaupun setitik, untuk kita semua...
Terima kasih sobat Gubrak...
I love you so much...
Terima Kasih guru inspirasiku....
Gus Dur sang GUBRAKER !!!

Bersambung (kalo sempat nulis lagi....)

oleh Mohammad Hafidz Atsani

Rabu, 02 Februari 2011

"sekedar untuk tertawa hari ini....."

Ada seorang cowok mau nikah, dan calon istrinya itu sangat sempurna di matanya... hampir tidak ada hal yang patut dikomplen.
Udah Cantik, Pintar, Kaya... Pokoknya sampe ngerasa Kalau ia menikah, bakal jadi pernikahan Ideal deh......

Tapi.........
Ada satu problem gan.... calon Ibu mertuanya lebih cantik dan bahenol dari anak gadisnya itu....... udah itu GENIT banget lagi gan.....
Tiap dia main ke rumah ceweknya, calon ibu mertuanya itu pasti lenggak lenggok lewat sambil memamerkan gerakan tubuhnya yang aduhai.....

Sampai suatu hari......
Si Cowok di undang untuk makan malam ke rumah ceweknya... dan begitu dia dateng... yang menyambut ibu calon mertuanya gan...
dan si ca-mer bilang kalau suami dan anak gadisnya lagi keluar rumah dan balik sekitar satu jam lagi....
Secara agresif ibu ca-mer ini mengajak si cowok untuk bercinta ria..
Katanya..... "mumpung kamu belum nikah, ibu mau bercumbu dulu dengan kamu.."
dan si ibu ngasih ultimatum : "kalau kamu mau... ibu tunggu di kamar lantai atas, tapi kalau kamu tidak mau.... kamu tau dimana jalan menuju pintu keluar..."
abis bilang gitu, si ibu langsung tersenyum genit, sambil berjalan berlenggak lenggok menuju kamar atas..
Lama si cowok termenung....
akhirnya dengan langkah gontai... dia buka pintu dan keluar rumah.....

TERNYATAA.........
Begitu melewati pintu... Si Calon Bapak Mertua udah menunggu di Luar dengan air mata haru.... dan langsung memeluk si cowok, sambil mengatakan :
"Welcome to the little family, itu hanya test kecil, untuk mengetahui seperti apa moral lelaki yang akan menikahi putri ku".....

Menurut agan agan gimana ???

Makanya gan..... SELALU SIMPAN KONDOM DI DALAM MOBIL
Karena sebenarnya, si Cowok keluar bukan mau pulang gan, tetapi mau ngambil KONDOM nya di dalam mobil....

oleh Epoy Van Der Cleerk 

Jumat, 28 Januari 2011

GUBRAK : Gerakan Untuk Bangun Rada Awal Kawan (bagian satu)

Berselancar di dunia maya, terutama memakai situs jejaring sosial semacam facebook sebenarnya bagi saya adalah sesuatu yang baru. Saya adalah pemula yang belum genap 1,5 tahun mengarungi dunia maya. Awalnya sekedar penasaran. Penasaran terhadap fenomena jejaring sosial ini. Kok bisa ya, hanya sekumpulan media semu (maya) tapi mampu memberikan pengaruh yang luar biasa pada masalah masalah sosial ?. Satu kasus saja, soal Bibit Chandra misalnya, media jejaring sosial ternyata berperan besar ikut menekan penegak hukum untuk melepaskan kedua pimpinan KPK itu dari jeruji penjara. Iya, tentu bukan itu satu satunya sebab. Tapi opini di dunia maya ternyata memiliki bobot yang tidak kalah efektifnya di banding dengan suara suara di parlemen maupun suara suara di jalanan dan media massa.

Saya lupa kapan saya mendaftar di facebook. Tapi yang pasti, aktifitasku di facebook lebih intens pasca wafatnya mendiang Gus Dur. Teman temanku di awalpun masih berkutat pada lingkungan santri, aktifis dan tentu saja seperti kebanyakan pria pemula di facebook...
cari cari yang bening...!!!
Hehehehehe

Soal GUBRAK ???
Ini yang sampai sekarang masih tetap membuat saya terheran heran, merasa lucu dan tak habis pikir dengan apa yang di sebut respons publik. Ini pula yang makin membuat saya makin yakin akan uniknya dunia maya.

Terus terang pendirian komunitas GUBRAK ini awalnya hanya sebuah kecelakaan kecil yang sebenarnya tidak terlalu penting. Semua berawal dari apa yang selama ini di sebut SBS (Sms bangun Subuh). Sebuah kegiatan menarik dimana saya mengirimkan sms ke beberapa teman dengan tujuan untuk membangunkan tidur mereka. Konten sms tidaklah penting, karena yang perlu adalah handphone berbunyi dan mereka bangun.

Suatu ketika saya membuat status tentang kegiatan saya ini. Seorang komentator kemudian menanyakan kepada saya tentang dimana ia bisa ikut bergabung di group bangun subuh. Saya masih ingat betul teman baik saya itu, pria asal Sidoarjo dengan nama akun Imamuddin Al Porongi (sekarang beliau menjadi admin di Santri Gubrak).

Pertanyaan ini kontan menjadi bahan pemikiran saya...
Benar juga......!!!
Hausnya ada wadah untuk mewujudkan obsesi yang sedikit nyleneh ini.
Tapi ini khan gagasan yang main main..????

Group yang membahas Politik, buanyak...
Group yang membicarakan agama, bejibun...
Group entertainment, nggak terhitung....
Group yang ngomongin olahraga, banyak...

Tapi Gerakan Bangun Subuh.....???
Barangkali belum ada. Atau kalaupun ada, belum tentu di lengkapi dengan layanan sms Bangun pagi secara GRATIS.

Akhirnya......
Okelah saya bikin group Bangun Pagi.
Tapi gimana caranya...???
Khan saya nggak paham betul facebook ?.
Salah seorang teman kemudian membantu saya menerangkan gimana caranya bikin group. Maka jadilah GUBRAK.

GUBRAK ( Gerakan Untuk Bangun Rada Awal Kawan)

Seorang kawan bernama Andario Dwi W (admin group Nahdliyin) kemudian banyak membantu saya. Ada lagi Yunnairaa D'angel yang turut berpartisipasi besar. Dan satu lagi pahlawan misterius yang paling gigih mengundang teman temannya untuk bergabung di GUBRAK dengan nama akun Heira Rhea.

Dua nama teratas, saya belum pernah sekalipun bertemu muka. Hanya melalui telpon maupun sms. Tapi nama terakhir, Heira Rhea, belum pernah bertemu, tapi saya kok merasa pernah bertemu dengannya dalam dimensi lain atau minimal pernah bertemu dengan teman yang ada kaitannya dengan akun itu. Jelasnya dia adalah salah satu temanku di dunia nyata. Tapi entah siapa...
Namun demikian, siapapun mereka, bagi saya tetaplah sosok spesial di balik suksesnya Gubrak. I love you my friends....!!!!

Dari Heira Rhea kemudian saya dapat inspirasi untuk lebih menduniakan atau membuat lebih gaul GUBRAK. Penggunaan kata 'Gerakan Untuk Bangun Rada Awal Kawan' saya pikir perlu di poles agar tidak terkesa konservatif. Apalagi sosok teman seperti mabka Ririn WR, Rini Yunita Sari, Dhea Sang penjinak Tuyul, Bintang Chamelia, Oq ta, Imamuddin al Porongi, Umay may, Bodro Noyo, Ixa Sekarwangi, yan Harley, Mutiara, Kakashi sastro, Mujtahid Muthlaq dsb turut membuat suasana Gubrak menjadi lebih gila lagi. Maka tercetuslah ide merubah kata 'Gerakan Untuk Bangun Rada Awal Kawan' menjadi GUBRAK (The Early Wake Up Movement). Untuk masalah satu ini saya sempat konsultasi dengan mbak Ririn WR. Karena saya sendiri nggak yakin dengan kemampuan bahasa Inggris saya.
(Group pertama GUBRAK ini sekarang menjadi GUBRAK (The Early Wake Uo Movement) Zona DKI Jakarta)

Selain tetap melanjutkan layanan sms bangun subuh, GUBRAK juga menggelar even even lucu semacam Lomba Photo Profil. Kita memilih beberapa Photo anggota lalu di vote ke anggota. Siapa yang dapat jempol terbanyak, dia layak masuk babak selanjutnya dan seterusnya. Tercatat kita udah 3 kali menggelar kompetisi tanpa hadiah itu dengan memunculkan 3 juara di antaranya :
1. Dhea Sang Penjinak Tuyul
2. Sang Dewi Kitala
3. Gus Nuril Arifin

Demikian sekelumit soal sejarah GUBRAK. Pada kesempata lain kalau di beri kemudahan oleh Allah SWT insya Allah akan saya lanjutkan lagi.
Terima kasih buat teman teman yang telah ikut membesarkan GUBRAK...
Terima kasih untuk Gus Nuril Arifin, guru kami yang mulia.
Terima kasih untuk Mas Andario, kawan baikku dari Jogjakarta.
Terima kasih untuk adikku Yunnairaa, sepurone nduk, aku durung sempat ke Blitar..
Terima Kasih untuk mbak Heira Rhea, teman paling misteriku. heheheh...
Terima kasih untuk gank Lampung, Dhea Cs. Kapan bikin rusuh lagi...
Terima kasih buat mbak Ririn yang udah ngasih pianika untuk kedua putriku...
Terima kasih untuk semuanya....
Pejuang Gubrak dan anggota GUBRAK yang nggak bisa aku sebut namanya satu persatu...

I LOVE YOU SO MUCH...!!!!!


oleh Mohammad Hafidz Atsani

" MENGAGUMIMU, MENCINTAIMU "

          Tahukah kau saat kau bersedih,,akulah orang yang pertama meneteskan air mata?? Tahukah kau saat tubuhmu terluka,, akulah orang yang pertama merasa tersakiti. Tahukah kau saat hatimu tertusuk duri,, akulah orang yang pertama berusaha sekuat tenaga untuk mencabut duri itu?? Tahukah kau saat kau terbangun dari mimpimu di penghujung malam,,akulah orang yang pertama terjaga dari tidurku?? Dan tahukah kau saat kebahagiaan datang menymbut hari-harimu,, senyumku terukir indah meski tak pernah kuperlihatkan di hadapanmu??
          Kita memang jauh terpisah ruang dan waktu.. Mata kita tak pernah saling menatap..Tangan kita belum pernah saling berjabat..  Raga kita belum pernah saling berhadap.. Tubuh kitapun belum jua pernah mendekap.. Tapi ketahuilah bahwa hati kita tetap dekat tanpa jarak.. Cinta di hati inipun selalu hinggap tak pernah lenyap.. Merayap,,, merangkak kedasar hati.. Mengerak di palung jiwa.
          Bukankah dulu aku pernah berkata,, bahwasanya kita masih berpijak di bumi yang sama. Kita masih berteduh di langit yang sama. Kitapun masih menghirup udara yang sama. Maka sesungguhnya kita tak pernah jauh. Yakinlah akan hal itu.. Diamku bukan tanpa alasan,, bungkamku bukan tanpa pedoman,, tapi semua itu aku lakukan hanya untuk menciptakan rindu yang ku harap kan menyelusup masuk ke dalam hatimu.. Aku ingin menanamkan putik-putik bunga rindu yang nantinya kan merekah indah di taman hatimu..Agar kelopak-kelopaknya harum mewangi..  Sebagai bingkai penghias kalbumu. Sebagai pondasi penopang rusuk-rusukmu.. Agar kau selalu mengingatku.. Agar kau selalu mengenangku.. Seperti janji-janji yang pernah kau ikrarkan kala itu, disaksikan desah angin malam.. Disaksikan pendar  kelip gemintang..
          Yakinlah aku tetap menantikanmu di setiap malam-malamku. Menantikan suaramu menggema di seluruh ruang. Menamani sepinya jiwa yang kerap membelengguku. Yakinlah suatu saat aku kan menjemputmu dengan bentangan sayap-sayap cintaku. Terbang jauh ke taman langit,, mengelilingi guratan tujuh warna bianglala yang terukir indah di nirwana. Seperti mimpi-mimpi kita.. Seperti harapan kita berdua untuk mengukir nama kita berdua di atas awan. Lalu membawanya pulang sebagai kenangan yang tak kan pernah terlupakan.
           Aku ingin kau tahu,,terangya ribuan kerlip gemintang di taman langit malam ini tak berarti apa-apa bila dibandingkan dengan nyala api cintamu yang berpijar terang merasuk hingga ke lorong hatiku yang gelap gulita.. Kekal dan terus menyala ia disana. Tak pernah padam.. Tetap berkobar..
Lalu akupun ingin kau tahu,, indahnya bait demi bait goresan kata penyair dan sejuta fatwa pujangga tak berarti apa-apa bila di bandingkan dengan kemilau senyum bibirmu yang mampu menghapus rana duka di dalam hati ini.. Menebarkan wewangian kasih yang mampu merenggut pedih nestapa seketika.. Hingga luka ini perlahan hilang,, pias,, sirna lalu pergi tak berbekas . Terbawa indahnya senyum yang kau ukir di bibirmu dengan penuh cinta.. Akupun ingin kau tahu,, merdunya suling serunai belumlah mampu menandingi merdunya suaramu yang kerap kali berbisik di telingaku.. Mengalun dan membahana hingga buatku terlena..  Dan sekarang aku ingin kau tahu,, meski seribu kata dan sejuta umpama kutuliskan dalam puisi ini,,semua itu  belumlah cukup untuk  menggambarkan begitu sempurnanya kau bagiku.. Tapi satu yang aku harap darimu,, semoga dengan secuil kata-kata dalam puisiku  ini kau bisa mengerti bahwa begitu besar cintaku untukmu.. Dengan cara ini kuperlihatkan cintaku.. Dan dengan cara ini aku mengagumimu..

oleh Aldy Rahadian

Rabu, 26 Januari 2011

tanya kenapa???

kenapa y?
Ak orang'y mdh sayang sama orang lain.tp kalau untk mencintai itu susah se x...
Sy jg senang d perhatikan,tp sy jg bs benci jika terlalu d perhatikan.
Oh..kok mlh membingungkan gini y???
Ak suka tipe pria sederhana.Dalam mencintai ak tdk memandangi tampang,tp ak lbh sk pria sederhana yg bs membwt ku penasaran dg sosok'y..ak suka pria yg sdkt humoris tp romantis hehehe
Memang ci sy lum pernah pacaran dlm arth sebenar'y seperti kenyataan sekarang,tp...meski bgt ak jg pernah jath cinta n patah hati kwkwkwk
 
oleh Lovely Selalu Aishiteru