Kamis, 16 Februari 2012

Istiqomah : Srikandhi Gubrak

“Organisasi mahasiswa seharusnya mempunyai nilai jual yang tinggi,mampu memberi wadah bagi akademisi maupun mahasiswa non akademisi. Tidak monoton berfokus pada politik”.

Penampilannya sederhana, berperawakan sedang dengan jilbab yang tak pernah lepas di setiap aktifitasnya. Tutur katanya ramah, terukur tapi terkadang meledak ledak jika berkaitan dengan hal hal sensitif.
Istiqomah. Lebih akrab di panggil mbak Isti. Mahasiswi Universitas Airlangga Surabaya jurusan Sains kelahiran 17 Agustus 1989 silam ini memiliki se abrek kesibukan di sela sela kuliahnya. Mulai dari aktifitas sosial, ekstrakurikuler, bergabung di organisasi mahasiswa hingga belajar menggeluti dunia usaha.
Berikut wawancara reporter kami, Dainx Komandan Gubrak bersama Mbak Isti via online beberapa waktu yang lalu, Senin 13 Februari 2012.

                  Met siang, mbak Istiqomah...
                  Manggilnya apa nih ?
Siang juga Kang Dainx
Panggil isti saja
Kesibukan apa nih akhir akhir ini ?
KKN
Udah semester berapa ngomong ngomong ?.
Trus di luar urusan kuliah, ngapain aja ?
MAU SEMESTER 8,
Organisasi dan cari2 kerja sampinga
Di organisasi kemahasiswaan ?
Atau apa ?
Iya,
ORMEK.
ORGANISASI MAHASISWA EKSTRA KAMPUS.
Fokus disini dulu
Mbak Isti ini suka berorganisasi. Padahal jarang jarang loh, apalagi perempuan yg suka berkecimpung di dunia aktifis. Apa yg membuat anda tertarik ?
Banyak teman dan banyak pengetahuan.Yaa….gitu deh…
Gerakan mahasiswa, akhir akhir ini seperti melempem. Ibarat paduan suara, suaranya Fals. Berbeda dengan era 98. Kenapa ya ?
Mahasiswa difokuskan pada hal yang berbau akedemik dan interpreneur sehingga wilayah gerakan sosial jarang dilirik.
Kritik untuk para penggiat organisasi kemahasiswaan, apa nih ?
Biar di lirik oleh lebih banyak kaum pelajar...
Organisasi mahasiswa seharusnya mempunyai nilai jual yang tinggi, mampu memberi wadah bagi akademisi maupun mahasiswa non akademisi. Tidak monoton berfokus pada politik. Politik inilah yang sering kali membuat para akademisi enggan berorganisasi. Dirasa tak penting dan mementingkan ego.
Misalnya ?
Organisasi mahasiswa ekstra kampus PMII(Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia) memberi wadah bagi akademisi untuk menunjang prestasi salah satunya lewat program kerja ''diskusi Intelektual''.

Organisasi mampu mengentas kemiskinan, bisa menjadi wadah pemberdayaan mahasiswa,kepedulian sosial dst.
Oh ya, ngomong ngomong mbak Isti banyak konsen di bidang pemberdayaan perempuan.
Emansipasi Perempuan dalam kacamata anda seperti apa ?
Emansipasi itu persamaan hak. Perempuan dan laki2 punya hak yang sama diranah sosial. Sebagai contoh, kalau laki-laki boleh berpolitik, tentu perempuan juga boleh,kalau lelaki punya hak bersekolah, tentu perempuan juga. Lelaki dan perempuan yang membedakan hanya kodrat biologisnya sehingga lelaki dan perempuan bisa beriringan dalam hal apapun. Tentu yang tidak menyalahi kodrat.
Kalau dari segi tekstual keagamaan, relevan nggak ?
Tentu, dalam beragama tidak ada pembeda lelaki dan perempuan.Yang ada adalah hak yang sama. Walaupun kemasannya berbeda.
Oh ya, mbak Isti ini katanya Yatim Piatu (maaf kalau salah). Trus, kuliah yg membiayai siapa ya ?
Batas yatim piatu usia 17 tahun.Usia saya sudah diatas 20 tahun,kurang pas kalau dikatakan yatim piatu.
Saya mengajukan beasiswa ke PEMKAB Lamongan,kebetulan ada dana 20% dari pemerintah setempat untuk pendidikan perguruan tinggi negri selama 4 tahun. Pengajuan saya diterima karena Saya memenuhi keteria beasiswa .Selain itu beasiswa dari kakak saya, sumbangan dari guru dan hasil lobi-lobi pihak kampus buat keringanan biaya kuliah.
Selain, itu katanya anda punya usaha kecil kecilan untuk menopang hidup. Bisa cerita nggak ?
Oh, itu cuma desakan uang saku saja. Saya tipe pekerja yang cepat bosen. Kalau sudah capek dan pendapatan tetap kecil saya segera pindah ke usaha lain. Pertama saya mencoba bisnis kuliner,kebetulan saya hobi masak. Dengan modal kurang lebih 35000 saya belanjakan usus dan bahan-bahannya. Tiap satu tusuk saya jual Rp.500,saya jual di warung-warung makanan terdekat. Dan alhamdulillah tidak laris dan penghasilan bersih cuma 6500. Sehingga aku alih ke makanan lain,yakni ''kue gabin''.Tidak bertahan lama akhirnya aku vakum.
Semester selanjutnya(lupa semester berapa),saya mengambil SKS(Sistem Kredit Semester) sedikit. Saya mulai gabung LBB (Lembaga Bimbingan Belajar) dan kerja disebuah perpustakan kecil swasta.
Dari LBB,ada masalah dengan pihak pengelolanya mengenai honor, dan masalah lain yang menyangkut kepercayaan,sehingga cuma satu bulan an.
Di perpustakaan swasta,ada miskomunikasi antar karyawan maslah gaji dan masalah lain tentang asmara.Saya pun minta keluar.
Baru setelah itu,saya sharing sama senior organisasi di PMII mengenai keuangan saya ,kebetulan beliau lagi bisnis jualan baju muslimah. Beliaupun menawari. Saya ikut usaha tersebut dengan modal kepercayaan. Dan pada akhirnya pakaian muslimah tersebut saya jualkan di kampus ke pihak dosen dan karyawan,sehingga laris manis. Dari penjualan ini saya ambil untungnya tidak terlalu tinggi. Tp lumayan buat kantongku. Di usaha ini saya dapat hambatan yakni jarak dan pelanggan. Jarak saya dengan seniorku lumayan jauh,saya kesulitan karena tidak punya kendaraan. Fokus saya pada dosen dan karyawan sehingga stok yang sedikit dan pelanggan yang tetap membuat saya berhenti.
Selain itu saya membuka les privat,dengan berbagai mata pelajaran tingkat Sekolah. Saya memberi pelayanan dengan biaya perbulan sangat manusiawi sehingga banyak yang minat.Prestasi disekolahnyapun meningkat.
Setelah kurag lebih 2 tahun,saya menemukan kendala. Kendalanya, ketika adik didik saya pindah sekolah luar daerah,saya kesulitan cari adik didik lagi. Saya pun vakum dalam dunia mendidik.
Saya putar otak untuk mendapat penghasilan lain(walau tau keuntungan sedikit) yakni dengan menjadi agen pulsa. Baru satu bulan ini berjalan. Dan Saya segera menjadi pensiunan agen pulsa.
Tapi nggak kapok terjun di dunia usaha khan ?
Tentu tidak,bahkan saya pengen terjun lebih fokus dan lebih mendalam.Menghilangkan rasa bosan dan sukses.
Anda bergabung di Gubrak. Dan menjadi salah satu relawan Sms Bangun Subuh.
Apa harapan anda untuk GUBRAK ke depan ?
Harapan saya, Gubrak bisa menjadi ajang membangun semangat persaudaraan dan kebinekaan. Terus istiqomah dan bias eksis di dunia nyata. Jadi sms subuh nggak sekedar sms. Tapi bisa di implementasikan oleh anggotanya.
Maaf, keluar dari konteks,
Ngomong ngomong mbak Isti udah punya pacar belum ?

Kalau pacar dunia maya sih banyak,tapi sifatnya sebagai sensasi.Yang nyata belum ada yang ''klik'' sehingga saya masih jomblo. Wkwkwkwk…..!!!!



o        BIODATA DIRI

Nama : Istiqomah
Alamat : Jl.Mulyorejo Tengah g Salim NO.5 Surabaya
TTL : Lamongan,17 Agustus 1989
Pendidikan : -TPQ Darul Ma’arif Payaman-Solokuro-Lamongan 1996-2003
-Diniyah Ar-Rahman Darul Ma’arif Payaman-Solokuro-Lamongan 2004-2008
-TK Muslimat Darul Ma’arif Payaman-Solokuro-Lamongan 1994
-PEC (Piramid English Course) Pare Kediri 2009
-MI Darul Ma’arif Payaman-Solokuro-Lamongan 1996
-MTs Darul Ma’arif Payaman-Solokuro-Lamongan 2002
-MAS Darul Ma’arif Payaman-Solokuro-Lamongan 2005
-PTN Universitas Airlangga Surabaya 2008-Sekarang
Organisasi : - Bendahara OSIS MAS Darul Ma’arif
- Staff keputrian Jama’ah Islam Mahasiswa Muslim FSaintek 2008-2009
- Menag HIMAFI Fsaintek 2009-2010
- Staff Div.Pemberdayaan Perempuan PMII Airlangga 2009-2010
- Ketua Div.Pemberdayaan Perempuan PMII Airlangga 2010-2011
- Ketua Rayon Kampus C PMII Airlangga 2011-Sekarang
- Ketua 1 PMII Airlangga 2011-sekarang
- Partisipan Komisi Perempuan Indonesia Surabaya
- Partisipan SA-KPPD (Kelopmpok Perempuan Pro Demokrasi) Surabaya
Karir : - Penulis/jurnalis buletin ‘’KENDI’’ MAS Darul Ma’arif 2004
- Pengusaha makanan ringan 2010
- Penjual baju/kaos muslimah dan asesoris 2010
- Admin perpustakaan swasta 2011
- Guru privat ‘’Quantum’’ 2009-sekarang
- Agen pulsa 2012
Motto : Kalau perempuan bisa melakukan tak perlu menunggu pria. Begitu sebaliknya. Kerja sama yang baik adalah yang tidak membedakan gender.
Prinsip : Percaya diri adalah sebagian dari percaya pada Tuhan
Hobi : Menyanyi,aksi ,diskusi,makan rujak (pedas,manis dan beraneka).
Asmara : Cinta tak pandang bulu,budi,bobot,bebet dan bibit yang penting saling ‘’klik’’.
Kutipan : ‘’tidak penting apa pun agama/sukumu kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang,orang tidak akan tanya apapun agamamu’’.
‘’ All religions insist on peace. From this we might think that the religious struggle for peace is simple … but it is not. The deep problem is that people use religion wrongly in pursuit of victory and triumph. This sad fact then leads to conflict with people who have different beliefs’’
-KH Abdurrahman Wahid-

Jakarta, 16 Februari 2012

oleh
Dainx Komandan Gubrak

Kamis, 02 Februari 2012

Curhatku pada Temanku

 
oleh : Mohammad Hafidz Atsani
Selama ini ku mencari-cari
Teman yang sejati
Buat menemani
Perjuangan suci

Bersyukur kini pada Mu Ilahi
Teman yang dicari selama ini
Telah ku temui

Dengannya disisi
Perjuangan ini
Tenang di harungi
Bertambah murni kasih Ilahi

Kepada Mu Allah
Kupanjatkan doa
Agar berkekalan kasih sayang kita

Kepada mu teman
Ku pohon sokongan
Pengorbanan dan pengertian

Telah ku ungkapkan segala-galanya

Selama ini ku mencari-cari
Teman yang sejati
Buat menemani
Perjuangan suci

Bersyukur kini pada Mu Ilahi
Teman yang dicari selama ini
Telah kutemui

(Teman…
Bersamalah kita semaikan persahabatan kita
Dengan keikhlasan
Teruskanlah perjuangan
Pengorbanan mu dan kesetiaan)

Dengannya disisi
Perjuangan ini
Tenang di harungi
Bertambah murni kasih Ilahi

Kepada Mu Allah
Kupohon restu Mu
Agar kita kekal bersatu

Kepada Mu teman
Teruskan perjuangan
Pengorbanan dan kesetiaan

Telah ku ungkapkan segala - galanya

Itulah tandanya
Kejujuran kita
a.. a.. a.....
Ku mencari - cari teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
o.. o... a.. a....
(Lirik by Brother)

Gubrak hamper menginjak tahun ke 3.
Masih terlalu hijau. Bahkan berdiripun masih sempoyongan.
Dan rasanya baru kemarin saya menemukan ide ngisengin teman. Saya  masih ingat betul. Waktu itu hanya beberapa gelintir teman yang saya jahili. Kurang dari 10 mungkin.
Nggak ada yang special tampaknya, sebelum akhirnya gerakan ini kemudian mendapat respons dahsyat dari kawan kawan fesbuker.

Dulu…
Sempat berpikiran, jika gerakan ini massif dan terkelola rapi. Bukan tidak mungkin ia akan menjadi mesin politik yang luar biasa. Dan saya bias mengambil keuntungan dari ini semua.

Dulu…
Sempat juga berpikir,
Sekedar mencari popularitas. Nama besar dan setidaknya masuk kelas elite lah…(yang bener elite apa alit ya ?). Di minati media. Masuk TV mungkin.
Bagaimanapun ini ide unik dan belum pernah ada sebelumnya. Membangunkan ribuan orang tiap pagi lewat sms.
Beberapa teman yang sempat diskusi dengan saya tak sedikit yang mengatakan itu. Atau setidaknya memiliki harapan yang sama.

Tapi…
Seperti yang teman saya (MW Yudi)  bilang, ‘seiring perjalanan waktu, sifat manusia akan terus berubah. Makin matang, setidaknya dari dimensi spiritual’.
Dan rasanya saya sedang menuju ke arah itu (kali…).

Teman teman sungguh adalah guru yang baik buat saya. Saya nggak bisa mengambarkan dengan kalimat apapun, sebab semua serba luar biasa. Mereka adalah elemen penting yang mengantarkan saya menuju tempat yang seperti ini. Merasa nyaman, terhibur dan lebih fresh menghadapi hidup.
Sepertinya saya tak lagi membutuhkan yang lain. Ini adalah yang terindah. PERSAHABATAN.

Popularitas ?
Kedudukan ?

Hemm…
Sepertinya saya pantas mentertawakan diri sendiri jika ingat itu.
Kok, kekanak kanakan banget.
Bukankah,
Menjadi sahabat yang baik buat semua orang adalah kenikmatan tiada terkira ?
Bukankah,
Menjadi pendengar yang setia buat adik adiknya adalah keindahan yang tak tergambarkan ?
Bukankah,
Menjadi saudara, yang peduli sebelum di mintai tolong, mendengar sebelum di ‘sambati’, melihat sebelum ia hadir di depan mata, adalah surga tiada terbanding.

Rasanya…
Persetan dengan popularitas….

Persetan dengan kedudukan..
Persetan dengan pujian…

Saya hanya ingin
Bercinta…
Bercinta…
Dan
Bercinta…
Denganmu,
Kawan…

Saya seringkali membayangkan,
Dan itu selalu saja membuatku bersedih. Entah ini sekedar emosional belaka, atau mungkin sedikit lebay.
Bagaimana jika seandainya saya nggak ada.
Gimana jika Tuhan lebih cepat melambaikan tanganNya memanggilku.
Masih adakah yang menyediakan waktu untuk sekedar menyapa kawannya setiap subuh ?.
Masih adakah, kawan yang mengingatkan pada kita semua untuk tidak takut ‘nggak populer’ demi mencintai tanah airnya ?.
Masihkah kawan kawan punya semangat untuk terus membina persahabatan. Dari Sabang sampai Merauke. Dari yang elite sampai alit. Dari yang antah berantah hingga yang punya nama ?.

Yaa…
Saya belum mau mati…
Masih banyak PR yang belum terselesaikan.
Mengunjungi gubraker di Pantura, di Madura, di Lampung, di Sulawesi, di Bali dan semuanya….semuanya.
PR lain, bagaimana mempertahankan semangat admin SBS. Ini sesuatu yang tidak mudah. Bagaimanapun mereka adalah ujung tombak mata rantai yang mengaitkan antara satu dengan yang lain. Mereka  harus dijaga semangatnya, di luaskan waktunya, di berkahi rejekinya dan di kokohkan kedudukannya.
PR selanjutnya, bikin seragam.
Saya nggak tahu ini penting atau tidak. Tapi selalu saja membuat saya merasa bersalah dengan kawan kawan. Dan rasanya nggak lengkap kalau belum menyelesaikan tugas ini.
Ini adalah apresiasi luar biasa dari Gubraker. Bahwa kawan kawan sangat ingin merasa memiliki GUBRAK.



Kepada Mu teman
Teruskan perjuangan
Pengorbanan dan kesetiaan

Telah ku ungkapkan segala – galanya


Jakarta, 2 Februari 2012

Dainx Komandan Gubrak